Contact : +6285782329000 ongki@taxland.id

online business, integra, konsultan, jakarta, bintaro

Dalam pemasaran produk terbagi menjadi 2 bagian yaitu Online dan Offline. Padahal, strategi pemasaran inilah yang menjadi kunci utama sebuah bisnis. Mengenal teori manajemen sebelum memulai bisnis adalah langkah pertama yang positif. Ilmu manajemen yang merupakan bagian dari ilmu ekonomi harus diterapkan pada berbagai bidang usaha, bahkan dalam setiap aspek kehidupan.

Setiap kegiatan harus berdasarkan perencanaan, pengelolaan, dan diikuti dengan realisasi target. Proses realisasi perencanaan harus efektif dan efisien dalam penggunaan sumber daya yang tersedia, waktu, tenaga, alokasi biaya hingga risiko.

Kata manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang berarti “seni melaksanakan dan mengatur”. Ada banyak definisi tentang manajemen, berbagai uraian, penjelasan singkat sampai panjang, namun sebenarnya pemahaman dan pengenalan teori manajemen itu sangat sederhana: Input (sumber daya yang dimiliki) >>> proses (manajemen) (Planning, Organizing, Actuating, Controlling)> >> Output yang efektif dan efisien

Input adalah semua sumber modal yang kita miliki, bisa sumber daya manusia, sumber daya alam, modal, keterampilan jasa, bahan baku.

Fungsi manajemen proses (POAC):
• Perencanaan >>> perencanaan (metode alokasi yang direncanakan)
• Pengorganisasian >>> diatur atau dikelompokkan / dipisahkan sehingga tersusun rapi
• Aktuasi >>> diarahkan. Tampil gol / gol yang dipisahkan tadi
• Pengendalian >>> diawasi pada bagian kontrol agar tidak keluar jalur

Keluaran yang efektif (tepat sasaran) dan efisien (sesuai).

Secara garis besar manajemen bisnis adalah bagaimana memproses dalam 4 langkah POAC segala sesuatu yang kita miliki dengan tujuan mendapatkan hasil yang baik, efektif, dan efisien.

Perusahaan dan Fungsi
Seperti halnya manajemen, pengertian perusahaan juga berbeda-beda dan dikenal dengan fungsi perusahaan.
• Produksi: kegiatan memproduksi suatu produk (dalam perusahaan dagang diganti dengan pembelian).
• Keuangan: tentang permodalan dan keuangan
• SDM: Mengenai manusia dan pekerja, karyawan, buruh, dll.
• Pemasaran: tentang menyampaikan produk ke publik
• Ditambah R&D (riset dan pengembangan): sebuah perusahaan mapan harus memiliki divisi R&D untuk mengembangkan produknya

Tujuan perusahaan adalah mencari keuntungan dengan cara menciptakan suatu produk, baik barang maupun jasa atau bisa juga menjadi keuntungan yang akan disampaikan kepada masyarakat sebagai sasarannya.

Dapat disimpulkan bahwa manajemen dalam suatu perusahaan berarti mengolah input berupa (SDM, SDA (bahan baku), SDMo (modal), Skill (keahlian), mesin, dan sebagainya, dengan menggunakan proses manajemen POAC untuk fungsi perusahaan ( produksi, keuangan, pemasaran, sdm). dan R&D) sehingga menghasilkan output berupa barang atau jasa yang bermutu (efektif) dan dengan pengeluaran seminimal mungkin untuk menurunkan harga (efisien), produknya sebaik mungkin tetapi biaya serendah mungkin.

Penerapan ilmu manajemen tidak terbatas pada perusahaan pada umumnya. Setiap divisi baik itu pemasaran, produksi, keuangan, dan sumber daya manusia harus melaksanakannya. Bahkan satu kegiatan produksi produk harus menggunakan proses manajemen yang tepat.

Penerapan Strategi Pemasaran Offline

Strategi pemasaran offline yang dilakukan untuk menarik konsumen sasaran adalah dengan membuat spanduk di sekitar toko atau dengan menyebarkan brosur. Misalnya untuk toko besar, dia bisa menggunakan televisi atau radio, bahkan sering menggunakan brosur. Namun, sekali lagi yang mengunjungi toko tersebut hanyalah orang-orang yang berada di sekitarnya. Namun, konsumen yang membeli ke toko offline umumnya karena toko tersebut terpercaya. Mereka tidak ingin mengambil risiko membeli di toko yang tidak dikenal atau tepercaya.

Penerapan Ilmu Manajemen dalam Bisnis Online

Fungsi website sebagai pondasi / pusat dari segala bisnis online tidak luput dari penerapan ilmu manajemen. Untuk sesuatu yang kelihatannya sangat sederhana, seperti website, sebenarnya memiliki alur yang sangat rumit dalam pengelolaannya. Ini menyangkut setiap jenis situs web dalam mengelola kontennya.

Misalnya, situs web jenis e-niaga, toko online. Pada dasarnya memulai bisnis toko online tidak ada bedanya dengan menjalankan bisnis konvensional. Seperti kita ketahui bersama, bisnis online ini memiliki kelebihan dan keistimewaan, antara lain mampu menjangkau pembeli atau pelanggan dimanapun dan menghemat tenaga dan biaya.

Memang benar jika dilihat dari segi jangkauan bisnis toko online lebih mudah menjangkau pembeli. Namun ada masalah yang krusial dengan bisnis toko online dibandingkan bisnis konvensional. Masalah yang paling menonjol adalah masalah manajemen yang buruk, terutama untuk bisnis online baru, ini tentang pengetahuan.

Banyak pebisnis online yang pada akhirnya menyerah karena toko online mereka sepi pengunjung dan menganggap menawarkan miliknya melalui media sosial lebih efektif daripada memiliki toko online. Untuk lebih mempersiapkan diri dalam memulai bisnis online, ada baiknya kita mengetahui sedikit tentang manajemen bisnis dan teori pemasaran.

Umumnya orang hanya mengetahui bahwa manajemen adalah regulasi, manajemen. Padahal jika makna tersebut diperdalam dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari akan berdampak pada kualitas hidup yang lebih baik.

Penerapan Strategi Pemasaran Online
Berbeda dengan offline, untuk konsumen sasaran pemasaran ini, mereka yang membeli di toko online umumnya kurang begitu peduli dengan mereknya. Strategi pemasaran online yang digunakan untuk menjangkau konsumen sasaran pemasaran online adalah dengan menggunakan SEO (Search Engine Optimization), SEM (Search Engine Marketing), dan media sosial. Jadi, ruang lingkup pemilihan pelanggan lebih luas baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Misalnya website berjenis e-commerce, toko online.

Pada dasarnya memulai bisnis toko online tidak ada bedanya dengan menjalankan bisnis konvensional. Seperti kita ketahui bersama, bisnis online ini memiliki kelebihan dan keistimewaan, antara lain mampu menjangkau pembeli atau pelanggan dimanapun dan menghemat tenaga dan biaya.

Pengalaman Analytics untuk web atau aplikasi seluler dapat membantu menentukan hal berikut:
1. Saluran pemasaran online mana yang paling hemat biaya dalam memperoleh pelanggan, berdasarkan rasio konversi pengunjung ke pelanggan, dan biaya pengunjung tersebut.
2. Saluran mana yang efektif dalam memperoleh dan mendorong nilai umur yang lebih tinggi bagi pelanggan – seperti pemasaran email, yang mendorong pembelian berulang ke pelanggan sebelumnya.
3. Kelompok pelanggan mana yang menunjukkan perilaku keterlibatan yang kuat dan potensi peningkatan penjualan yang tinggi – seperti perangkat lunak atau aplikasi seluler, yang berharap dapat menjual lebih banyak produk kepada pelanggan dengan keterlibatan tinggi.

Txt ENPicsArt 01 19 05.32.18

Open chat