Contact : +6285782329000 ongki@taxland.id

Table of Content

  1. Kurangnya Perencanaan
  2. Takut Mengambil Resiko
  3. Takut Mencoba
  4. Menyerah dengan mudah
  5. Terlalu Terburu-buru
  6. Tidak percaya diri

Partners

Kurangnya Perencanaan

Dalam menjalankan bisnis, perencanaan merupakan hal penting yang harus dilakukan terlebih dahulu. Sebuah rencana bisnis tidak harus sempurna, tetapi harus tepat dan dipikirkan dengan matang. Dengan perencanaan, Anda dapat menentukan bagaimana bisnis Anda akan mencapai tujuannya.

Perencanaan juga dapat digunakan sebagai sarana pengendalian kegiatan operasional perusahaan. Dengan suatu perencanaan, Anda juga dapat memilih dan menentukan kegiatan apa saja yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan, serta melaksanakan semua kegiatan secara rutin sesuai tahapan yang telah ditentukan.

Jika perencanaan bisnis tidak dipikirkan matang-matang maka akan berdampak langsung pada operasional bisnis yang mengakibatkan kegagalan bisnis atau bahkan kebangkrutan.

Takut Mengambil Resiko

Setiap aktivitas pasti memiliki risiko, salah satunya adalah aktivitas bisnis. Banyak pengusaha gagal dalam menjalankan usaha karena takut mengambil resiko, misalnya resiko dalam menghadapi persaingan, resiko dalam masalah keuangan, dan lain sebagainya.

Jika Anda termasuk salah satu pengusaha yang takut mengambil risiko, berarti Anda belum siap secara mental untuk menjadi seorang pengusaha. Padahal, kebanyakan orang sukses adalah mereka yang berani mengambil risiko.

Takut Mencoba

Mencoba hal-hal baru tentunya dapat memberikan ide-ide baru untuk menjalankan bisnis. Namun, banyak pengusaha yang merasa nyaman di zona mereka, sehingga tidak berani mencoba hal-hal baru. Padahal orang sukses adalah orang yang mencoba hal-hal baru.

Jika Anda berani mencoba dan terus berusaha, tidak ada yang namanya tidak mungkin dalam sebuah bisnis, tetapi jika Anda tidak mulai mencoba, sudah pasti Anda tidak akan pernah berhasil. Dengan mencoba online, Anda membuat kemajuan dalam bisnis.

Jadi, mulai sekarang, singkirkan rasa takut Anda, dan singkirkan kekhawatiran tentang kegagalan.

Terlalu Mudah Menyerah

Setelah Anda mencoba memulai hal-hal baru untuk mengembangkan bisnis Anda, jangan cepat menyerah saat kegagalan datang. Menyerah dengan mudah akan membuat Anda semakin dekat dengan kegagalan. Jadi, cobalah untuk terus mencoba dan bersemangat untuk membuat sesuatu yang bisnis Anda ingin capai, dan jangan pernah berhenti di tengah jalan.

Dengan berhenti di tengah jalan, Anda telah menyia-nyiakan semua yang telah Anda lakukan. Perlu diingat bahwa kegagalan adalah hal yang wajar, dan setiap orang sukses pasti pernah mengalami kegagalan.

Terlalu Terburu-buru

Banyak pengusaha gagal karena terburu-buru dalam menjalankan bisnis, misalnya terburu-buru dalam mengembangkan bisnis. Ingatlah bahwa segala sesuatu yang terburu-buru biasanya akan membawa hasil yang buruk.

Jadi, sebelum mengambil keputusan atau melakukan sesuatu, coba pikirkan dan buat rencana dengan matang. Dengan begitu, resiko kegagalan dalam berbisnis akan berkurang dan keuntungan akan segera datang.

Tidak Percaya Diri

Saat otak Anda dipenuhi dengan pikiran negatif, rasa tidak aman akan muncul. Tidak percaya diri biasanya akan menimbulkan rasa takut saat harus mengambil keputusan atau menyerah saat mengalami kegagalan.

Dengan kurangnya kepercayaan diri, Anda kehilangan peluang yang menghampiri Anda. Untuk mengurangi risiko kegagalan, berusahalah untuk percaya bahwa Anda dapat mencapai kesuksesan dan percaya bahwa semua keputusan yang Anda pilih adalah keputusan terbaik yang pernah Anda buat.

Itulah enam alasan yang bisa membuat sebuah bisnis gagal. Tak hanya itu, kurangnya pengalaman dan tidak mampu mengelola keuangan dengan baik, juga bisa menjadi penyebab gagalnya sebuah bisnis. Jadi, jika ingin sukses berbisnis, Anda bisa mulai mengelola keuangan dengan baik dan rapi.

Txt ENPicsArt 01 19 05.32.18

Open chat